Showing posts with label quotes. Show all posts
Showing posts with label quotes. Show all posts

Saturday, June 26, 2010

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/26/2010 07:51:00 am 1 Comment.
Allah selalu mengikuti prasangka hambanya..
Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/26/2010 07:50:00 am 0 Comment.
Hear what you want to say. So you will know what is the real you. If you can't hear what you want to say. Write it...

Sunday, June 20, 2010

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/20/2010 07:33:00 am 1 Comment.
Aku tahu apa yang terjadi, aku tahu apa yang kau tangiskan, aku tahu apa yang bisa menghiburmu, tapi cara itu masih jadi rahasia. Lalu kau berlari menuju ombak, membawa perasan seberagam langit saat senja; antara duka, murka, dan cinta yang entah harus dibuang ke mana. Saat itu kau ingin bergabung dengan rombongan awan yang terhipnotis masuk ke dalam rekahan ufuk barat. Dan berenang saat laut pasang mendadak menjadi pilihan masuk akal bagimu.


Ingin rasanya aku ikut berlari, berteriak agar kau kembali, mencengkram bahumu agar kau tahu aku ada di sini. Namun bahasaku tinggal rasa. Dan entah bagaimana caranya agar rasa ini bisa bersuara jika raga tak lagi ada. Aku hanya ingin merengkuhmu. Adakah engkau tahu? Aku ada. Setahun sudah sejak kau mencatat tanggal kepergianku, dan memang aku tak pernah kembali dalam bentuk yang kau harapkan. Namun adakah engkau tahu? Aku masih ada. Meski mendapatkanmu seperti lawatan ke museum tempat segala keindahan dikurung etalase kaca hingga berlapis saat disentuh. Aku masih merasa utuh.

Percayakah kamu? Aku selalu ada. Ke dalam perasaan inilah engkau akan bermuara, ke dalam perasaan inilah engkau akan pulang, dan bertemu aku lagi. Dan perasaan itu dapat engkau nikmati sekarang, di dalam hati. Tanpa perlu mati. Sekarang.

Dengarkah kamu? Aku ada. Aku masih ada. Aku selalu ada. Rasakan aku, sebut namaku seperti mantra yang meruncing menuju satu titik untuk kemudian melebur, meluber, dan melebar. Rasakan perasaanku yang bergerak bersama alam untuk menyapamu.

Bahasa yang ku tau kini hanyalah perasaan. Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa.

-dari buku "Recto Verso"
Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/20/2010 07:17:00 am 0 Comment.
        "Duhai kekasih, andai aku tidak dapat mempersembahkan jiwaku padamu, maka lebih baik aku membuangnya dan kehilangan ia untuk selamanya. Aku terbakar dalam api cinta. Aku tenggelam dalam air mata kesedihan. Bahkan matahari yang menyinari dunia dapat merasakan panasnya bara hasratku. Aku adalah ngengat yang terbang menembus malam untuk mengitari nyala lilin. Oh, lilin jiwaku, jangan siksa jiwaku, jangan siksa aku ketika aku mengelilingimu! Kau telah memikatku, kau telah merampas tidurku, akalku, juga tubuhku."

       "Engkau adalah penyebab kepedihanku, namun meskipun demikian, cinta yang kurasakan padamu merupakan satu-satunya pelipurku, satu-satunya obat penyembuhku. Sungguh aneh, sebuah obat yang sekaligus penyebab rasa sakit yang lebih hebat! Andai saja kau dapat mengirimiku sebuah tanda! Andai sang angin dapat menyentuh bibirmu dan membawa kecupanmu kepadaku. Namun, aku akan menjadi cemburu kepada sang angin, dan menyesal sendiri karena telah menyuruhnya."
       "Kekuatan jahat telah memisahkan kita, duhai kekasihku. Takdir telah menebarkan mantera jahatnya dan memukul jatuh cawan dari tanganku: anggur telah habis dan aku sekarat kehausan. Dan sekarang takdir sedang menertawakan sementara aku berbaring sekarat. Memang, aku telah dikutuk oleh kekuatan jahat, oleh takdir, oleh apapun namanya. Siapakah yang tidak akan takut terhadap musuh seperti ini? Orang-orang berusaha untuk melindungi diri mereka dari kekuatan jahat dengan mengenakan azimat biru; bahkan sang matahari, yang sangat takut akan kegelapan, mengenakan langit biru sebagai jubah untuk menangkal pengaruh jahat. Aku tidak mengenakan sebuah azimat pun sehingga aku harus kehilangan segalanya. Benar, segalanya. Aku telah kehilangan segalanya karena aku telah kehilanganmu, karena engkau adalah segalanya bagiku. Kalau bukan ulah takdir, maka ulah siapa lagi ini? Dan bila ini memang ulah takdir, maka sudah sepantasnya aku untuk takut dan untuk marah......"

- Laila Majnun
heheheh bagus ya...

Membuat Keputusan

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/20/2010 06:36:00 am 1 Comment.
Sebuah masalah dengan sebuah solusi memerlukan sebuah keputusan, namun bagaimanakah cara mengambil keputusan penting dalam hidup kita?


Biasanya kita mencoba mencari orang lain dan memintanya untuk membuat keputusan sulit bagi kita. Dengan begitu, jika kemudian terjadi sesuatu yang salah, kita punnya seseorang sebagai kambing hitamnya. Beberapa teman saya pernah mencoba mengakali saya supaya membuat keputusan bagi mereka, tetapi saya menolak. Yang saya lakukan adalah menunjukkan kepada mereka, bagaimana mereka bisa membuat keputusan yang bijaksana oleh diri mereka sendiri.

Saat kita tiba di persimpangan jalan dan tak yakin arah mana yang harusnya diambil, kita sebaiknya menepi, rehat sejenak, dan menanti sebuah bus. Segera, biasanya pada saat kita tak berharap, sebuah bus tiba. Dibagian depan bus umum ada tulisan yang menandakan tujuan dari bus itu. Jika tujuan Anda sama, naiklah ke bus itu. jika tidak, tunggulah, akan selalu ada bus yang lain yang datang.

Dengan kata lain, saat kita harus mengambil suatu keputusan dan tak yakin apa yang akan terjadi, kita sebaliknya menepi, rehat sejenak dan menunggu. Segera, biasanya saat kita tak berharap, sebuah solusi akan menghampiri. Setiap solusi punya tujuannya sendiri. Jika tujuannya cocok dengan tujuan kita, ambillah solusi itu. Jika tidak, kita tunggu lagi, akan selalu ada solusi lain yang datang.

Begitulah cara saya membuat keputusan. Saya mengumpulkan semua informasi dan menunggu kedatangan solusi. Sesuatu yang bagus akan selalu datang, asalkan saya tetap sabar. Biasanya dia datang dengan tak disangka-sangka. Ketika saya tak memikirkannya.

Diambil dari buku "Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya."

Apa ada masalah?

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/20/2010 06:25:00 am 0 Comment.
Saya akan menambahkan dengan ini "... dan tidak tahu kapan saatnya duduk tenang."

Filsuf dan matematikawan Perancis , Blaise Pascal (1623-1662) suatu kali berkata, "Segala masalah manusia disebabkan oleh ketidaktahuannya tentang bagaimana untuk duduk tenang."


Pada tahun 1967, Israel sedang berperang melawan Mesir, Syiria, dan Yordania. Di tengah-tengah peristiwa yang belakangan dikenal sebagai Perang Enam Hari itu, seorang wartawan bertanya kepada mantan Perdana Menteri Inggris, Harold Macmillan, apa pendapatnya tentang masalah di Timur Tengah itu.

Tanpa keragu-raguan, sang negarawan sepuh itu menjawab, "Tak ada masalah di Timur Tengah." Si wartawan tertegun mendengar jawaban itu.

"Apa maksud Anda tak ada masalah di Timur Tengah?" si wartawan langsung penasaran. "Tak tahukan anda bahwa sekarang sedang berlangsung perang yang ganas? Tak sadarkah Anda bahwa selama kita sedang berbicara ini, bom-bom jatuh dari langit, tank-tank meledakkan segala sesuatu, dan para prajurit diberondong butiran peluru. Banyak orang tewas atau terluka. Apa yang anda maksud 'Tidak ada masalah di Timur Tengah'?

Dengan sabar negarawan berpengalaman itu menjelaskan, "Pak, Sebuah masalah adalah sesuatu yang memiliki solusi. Nah tak ada solusi untuk apa yang sedang terjadi di Timur Tengah, Oleh karenanya hal itu tidak bisa dikatakan sebagai sebuah masalah."

Berapa banyak waktu dalam hidup kita yang kita sia-siakan karena mengkhawatirkan sesuatu yang pada saat itu, tak memiliki solusi, dan karena itu, bukan suatu masalah?

Diambil dari "Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya"

Saturday, June 12, 2010

Rasa Takut

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/12/2010 10:53:00 pm 3 Comment.
Rasa takut adalah mencari-cari kesalahan dengan masa depan. Kalau saja kita selalu ingat bahwa masa depan itu tak pasti, kita tak akan pernah mencoba meramalkan apa yang bisa saja salah. Rasa takut berakhir saat ini juga. 


Suatu hari saat saya masih kecil, saya begitu takut kalau harus pergi ke dokter gigi. Meskipun saya sudah bikin janji untuk bertemu dengan dokter gigi, tetap saja saya tak ingin pergi. Dengan tololnya, saya khawatir sendiri. Saat tiba di tempat praktik dokter gigi, saya diberi tahu bahwa dokter giginya berhalangan hadir. Saya belajar, betapa sia-sianya rasa takut itu.

Rasa takut terlarut dalam ketidak pastian masa depan. Namun jika kita tidak memakai kebijaksanaan kita, kitalah yang dilarutkan oleh rasa takut.

Saya berpikir, memang selama ini kegagalan saya dalam hal apapun sebagian karena rasa takut saya yang sungguh berlebih.
Saya pernah saat itu ujian akuntansi, dan harus satu persatu berhadapan dengan dosen, dan teman saya sudah menyerah duluan, dia sepakat untuk tidak mengikuti ujian itu, lalu saya tetap optimis mengikuti ujian, meskipun saya sudah gemetar, dan saya juga tidak begitu mengerti tentang akuntansi. Saya mengalahkan rasa takut saya, dan benar, saat ujian berhadapan dengan dosen, saya cuma diberi pertanyaan yang bisa saya jawab. Saya belajar, mengalahkan rasa takut akan masa depan, benar-benar berbuah sesuatu yang manis.
Seandainya saat kamu mengalahkan rasa takut lalu malah menjatuhkan mu kedalam situasi yang rumit, tetap yakinlah untuk mengalahkan rasa takut itu, karena rasa beranimu akan membawamu kepada keadaan yang kamu butuhkan.

Saya menyesal menuruti rasa takut saya. Sampai sekarang saya masih menyesal. Saya tidak ingin lagi.

Masa depan saya dan semuanya memang tidak pasti.

Diambil dari buku "Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya karya Ajahn Brahm" dan saya tambah sedikit. 

Cinta Sejati

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/12/2010 10:40:00 pm 2 Comment.
Masalah dalam percintaan dimulai saat buyarnya fantasi, kekecewaan bisa sangat menyakiti kita. Pada cinta asmara, kita tidak benar-benar mencintai pasangan kita, kita hanya mencintai cara mereka yang membuat kita tersentuh. Yang kita cintai adalah "sengatan" yang kita rasakan dalam kehadiran mereka. Itulah sebabnya, keteika mereka tak ada, kita merindukannya. Seperti sengatan lainnya, tak berapa lama ini pun akan berlalu.


Cinta sejati adalah cinta yang tak mementingkan diri sendiri, kita hanya peduli kepada orang lain. Kita berkata kepada mereka "pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu, apapun yang kamu lakukan," dan kita bersungguh-sungguh dengan perkataan itu. Kita hanya ingin mereka bahagia. Cinta sejati itu langka.

Banyak dari kita suka berpikir bahwa hubungan istimewa kita adalah Cinta Sejati, bukan cinta asmara. Berikut ini adalah sebuah tes untuk menilai cinta anda termasuk cinta yang mana.

Pikirkanlah pasangan anda. Bayangkan wajahnya di benak anda. Kenanglah hari anda bertemu dengannya dan saat indah bersamanya. Sekarang bayangkan anda menerima sepucuk surat dari pasangan anda. Surat itu memberi tahu anda bahwa si dia telah jatuh hati kepada sahabat anda, dan mereka telah pergi untuk hidup bersama. Bagaimana perasaan anda?

Jika cinta anda adalah cinta sejati, anda akan begitu tergetar bahwa pasangan anda telah menemukan orang yang lebih baik dari diri anda, dan dia bahkan sekarang lebih bahagia. Anda akan merasa gembira karena pasangan anda dan sahabat anda dapat berbagi hidup bersama-sama. Anda akan sangat gembira karena mereka saling mencintai. Bukankah kebahagiaan pasangan anda adalah hal yang terpenting dalam cinta sejati anda?

Cinta sejati itu langka

Seorang ratu tengah melihat keluar dari jendela istananya ke arah Buddha yang sedang berjalan untuk menerima dana makanan di kota. Raja melihatnya dan menjadi cemburu terhadap kesetiaan sang Ratu kepada Sang Pertapa Agung. Dia memarahi sang ratu dan menuntutnya untuk mengatakan siapa yang lebih dicintai sang ratu, Buddha atau suaminya. Sang ratu adalah pengikut Buddha yang setia tetapi pada saat itu anda harus sangat hati-hati jika suami anda adalah seorang raja. Hilang kepala berarti hilang kepala betulan. Sang ratu ingin menjaga kepalanya tetap utuh, maka dia menjawab dengan kejujuran yang tak terbantahkan.
"Saya mencintai diri saya sendiri lebih dari kalian semua."

Cerita ini di ketik dan bersumber dari buku, "Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya karyanya Ajahn Brahm".
Karena keren, jadi saya share disini.

Monday, June 07, 2010

Hmmm

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/07/2010 07:35:00 pm 2 Comment.
Kemarin saya ngobrol dengan teman kuliah saya, dia seorang crew untuk band yang udah terkenal di indonesia "S*E" . Iseng iseng tanya, berapa gaji dia perbulan buat nge-crew band tsb. Dan dia bilang perbulan udah sampai 3-4 juta. Dan dia juga bilang, dia sempet dapet 9 juta perbulan tahun lalu saat band itu lagi laris-larisnya karena lagunya dia hits banget. Dia bilang, sekali manggung band itu dibayar 50juta buat live durasi 2 jam. Dan kerjanya dia, ke jakarta naik pesawat, nunggu di hotel/basecamp, biasanya setelah jam 4 sore dipanggil buat fiting kaos crew/kostum (heran saya yang satu ini, crew pun dikompakin seragamnya), bahkan dia sempet disuruh nge-gimbalin rambutnya, dan tato badannya, itu karena dia disuruh pihak manajemen. Dan setelah fiting, nunggu lagi, abis itu make up (ini juga heran, crew di make up?) dan malamnya baru berangkat. Dan dia biasanya nyetelin gitar, dan bawain alat-alat band tsb. First thing on my mind, Gila, enak banget kerjanya cuma gitu. Tapi kata dia, kerja kayak gitu gak enak, berat, dan capek. Fuh, jelas yah, kerja mana ada yang enak. Semua capek dan butuh effort yg gedhe. Dan apalagi kalau itu kerjaan gak long lasting, kayak PNS, dia crew hanya dikontrak 2 tahun.
Mikirin kerjaan, saya juga bingung sendiri besok mau kerja apa. Cita-cita (kerjaan kepengenan saya) terlalu gedhe dan terlalu susah buat digapai. Dan saya menginginkan sesuatu yang lebih dari cita-cita saya.
Dan saya sudah melupakan cita-cita saya.
Ya elah ngomong apa sih ini?
Hahaha udah ah. Ini cuma pemikiran dan cerita yang tiba-tiba terlintas dalam pikiran . Hehehe.

Quote of The Day!

When I hear somebody sigh, "Life is hard," I am always tempted to ask, "Compared to what?"
- Sydney J. Harris

Wednesday, June 02, 2010

Doodles

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/02/2010 04:12:00 pm 3 Comment.
Doodles tau gak ? Doodles itu seperti coret coretan gak sadar kamu. Kamu pegang pulpen. Dan kamu gak tau kenapa tiba tiba tercipta aja coretan coretan, ntah ruwet, ntah aneh, ntah burung. Ya kan? Biasanya kalau kita dengerin dosen/guru ngomong, gak ada yang dicatet, tapi yang kecipta malah coretan gak jelas kan?

"Most of doodles are done unconsciously when you are holding a pen and just happen to start scribbling. However, there is more to these "diagrams of the uncoscious" than meets the eye. Free from the restriction of the conscious mind, they can be useful insight into your character and personality, revealing many important aspects of your secrets hopes, fear, and dreams."


Nah ada beberapa macam doodles beserta artinya nih, check this out!

1. Heavy lined shapes. Jadi doodlesnya cuma berupa garis garis tebal dan bersudut aja nih. Garis garis doang yang digambar dan bersudut sudut sangat tajam.
Menandakan kalau kita sedang membangun pembatas diri kita dengan dunia luar. Dan kamu sedang menjaga emosi dan feeling mu sebab kamu merasa kamu tidak mengatasi duniamu, dan dibalik semua itu kamu sedang berhati hati menjaga pembatas itu dan kamu tau kamu akan menemukan orang yang tepat dan semua akan baik baik saja.

2. Filled in or shaded doodles. Doodles kamu berupa gambar penuh, dan isinya cuma bentuk bentuk tidak jelas, dan penuh garis dan bentuk.
Menandakan kamu lagi penuh dengan tekanan dan emosi dan kemarahan. Tapi kamu tidak berusaha untuk bertindak sarkastik. Kamu hanya marah dan memendamnya saja.

3. Web Doodles. Bentuk doodles kamu seperti jaring laba-laba gitu, dengan ujungnya yang sempit kemudian melebar dan kotak kotak.
Kamu sedang menangis dan butuh pertolongan dan juga sedang merasa terjebak, dan mencari jalan keluar. Mungkin kamu membutuhkan untuk pergi ke tempat lain, dan mencoba ide yang baru dan mencoba melebarkan sayapmu. Tetapi kamu sedang terjebak dan mengalami krisis percaya diri untuk mencoba semua itu.

4. Faces Doodles. Bentuk doodles yang tercipta seperti bentuk muka muka gitu.
Kalau muka yang kamu buat ceria, dengan senyuman, kamu orang yang friendly, enjoy bersosialisasi dan easygoing.
Kalau muka yang kamu buat lagi cemberut, kamu lagi sentimen, lagi sedih.
Kalau muka yang kamu buat menghadap ke kanan, simbol tentang ingin selalu bergaul, berteman, dan sedang anticipating about the future.
Kalau muka yang kamu buat menghadap ke kiri, simbol shyness and reserve [ hati hati ]

5. Knives, Daggers, guns or thin and angular strokes. Doodles yang kamu buat mengerikan, pisau, senjata api, orang mati gantung diri, semacam itu.
Kamu sedang marah banget, dan kamu cenderung jahat plus sadis.

6. Houses doodles. Gambar rumah.
Menandakan kamu sedang pengen dirumah, dekat keluarga, anak-anak, dan sedang bahagia.
Kalau rumah yang kamu bangun ada jendela, pintu, gorden, ada asap rumah diatasnya, ada bunga, pohon, kamu sedang bahagia dan mempunyai perasaan ingin dilindungi atau sedang merasa aman dan nyaman.
Kalau rumah yang kamu bangun, rumah biasa, gak ada apa apanya, kamu sedang bermasalah dengan cinta dan kehangatan dalam hidupmu
Kalau kamu bangun rumah bertingkat, mungkin kamu sedang bersemangat banget membangun sesuatu, entah itu cinta, atau perhatian.

7. Hearts, flowers, animals with funny coats. Gambarnya lope lope, hahaha gambar love, bunga, binatang, apalah segala macem gambar indah sederhana.
Indicate kalau kamu sedang enjoy dengan cinta, Sedang ngalamun yang indah indah, dan sedang membangun istana dalam mimpimu. Kamu juga menandakan kalau kamu orangnya penuh kasih sayang dan baik. You long to belong to someone special.

8. Bare or narrow tress. Gambar pohon dengan sudut sudut yang tajam, gambar sesuatu yang kosong. Gambar sesuatu yang sepi. Landscape yang kosong.
Menandakan kamu sedang kedinginan, kurang hangat dalam hidupmu, dan mungkin kamu sedang menderita dan kecewa karena cinta, dan kamu butuh banyak perhatian. Sad banget doodles yang satu ini.

9. Confused lines and squiggles. Nah doodles yang satu ini cuma oret oretan biasa gak jelas, itu loh kalo kita mau nyoba pulpen baru, pasti coretannya cuma seperit cakar ayam kan, cacing kepanasan lah, coretan gak jelas.
Nah menandakan kamu sedang pusing, lagi riweuh, lagi ribet sama dunia sehari hari kamu, dan lagi gak dalam kontrol yang baik terhadap dirimu. Lacking the organisational ability.

Nah udah deh segitu aja, diambil dari salah satu materi kuliah saya. Yang udah saya terjemahin. Dan karena saya bukan psikolog, hopely bantu deh buat nebak nebak orang dari doodlesnya. Hehehe.
Dan itu diatas gambar saya, jelek ye... Hahaha...

Oya lagi sering bikin doodles bentuk apa nih? :">

Sunday, May 23, 2010

Curhat Setan, Karena berdosa selalu membuatmu Bertanya

Originally Made By Delilah Hazhiya At 5/23/2010 09:29:00 pm 1 Comment.
Akhir akhir ini jadi suka banget baca buku, apapun bukunya saya lahap hap hap. Hehehe. Buku sebenernya juga jadi pelarian efektif biar gak online terus. Baru baru ini beli buku judulnya "Curhat Setan, karena berdosa selalu membuatmu bertanya." Bukunya bagus. Bahasa yang digunakan sangat sastra. Gimana ya, ntah mengapa saya suka bahasa bahasa yang digunakan para penulis pria. Lalu isi buku ini seperti cerita cerita pendek, dengan beberapa pertanyaan sehari hari yang dimaknai ulang. Sangat menyenangkan membaca buku ini. Saya banyak menemukan sesuatu pemaknaan yang baru tentang banyak hal. Tapi sayangnya isinya dikit, 140an halaman. Buku curhat setan ini sequel dari buku dia judulnya "A Cat In My Eyes, Karena bertanya tak membuatmu berdosa". Nah saya jadi pengen beli nih bukunya dia yang itu. Dalam buku itu saya suka part Memoria. Dan tentu saja buku2 ini banyak banget kata2 bagus yang bagus jadi update status. Wahahaha.
"Kita sering lupa bahwa cinta adalah kata lain dari saling mendengarkan....... Sebab mendengarkan adalah saling membuka diri; saling memberi dan menerima dengan tulus"

Seriously, you can learn something from this book. Highly recommended.

Ada satu bagian yang bisa saya tulis disini

Doa


tuhan, 
kalau kau membalas kejahatanku
dengan kejahatan lagi
apa bedanya kau dan aku?


amin


Hehehe emang bagiannya dikit gitu. :)

"Kelak, aku hanya ingin menyayangi secara sederhana, dan tak perlu berharap yang macam macam lagi - aku tahu bahwa cinta bukanlah soal "mendapatkan sesuatu" tapi "memberikan sesuatu". Sebab cinta bukan untukku, bukan juga untukmu, tetapi untuk kita" 


Thursday, May 13, 2010

Status Facebook

Originally Made By Delilah Hazhiya At 5/13/2010 10:13:00 pm 6 Comment.
Facebook logoFacebook logoFacebook? Duh siapa lah yang gak tau social networking yang HIP dan Heboh banget ini. Dari tua muda guru dosen semua orang punya facebook. 
Dan saya pun punya, sampai dua. Memang sebenernya saya khususkan untuk teman teman yang mengenal saya di dunia nyata [ istilahnya gitu ] dan dunia maya. Supaya gak ribet aja liatnya dan urusannya. Alasan lain yang cukup masuk akal sih, supaya saya punya donor hadiah untuk main FarmVille dan CafeWorld. Muahahahahhaa. Saya facebook-an cuma buat maen itu game.
Oya share dikit yah tentang status facebook. Saya gak mau ngasi tipe orang dari status facebooknya, duile itu kan repost banget. Heheheh. Saya cuma mau cerita tentang pengalaman sehari hari saya [ ini perspektif saya lho ya], yang nongkrongin facebook cuma baca baca doang. Dan ternyata baca itu bikin dosa juga. Hahaha lha kok dosa? Tiap status apa saya pasti komen dalam hati. Dan komennya gak enak. Saya jadi ngerasa bersalah sendiri. Seperti menghina terselubung. [ Iye terselubung kan dalam hati doang ] . Dan kadang-kadang ketawa sendiri liat status yang seperti ini:


1. Status Pamer. 
Hehehehe. Gak tau kenapa kok liatnya jadi geli aja.Haruskah show off? Haruskah semua orang tau? apakah puas kalau sudah bersombong ria?


"all new honda jazz H 8562956482 BR siap meluncur"  <<  wuetzzz so what gitu lohhh?
"liburan kemana ya? newyorkarto? apa englend" << deuh paham deh, saya di bantar gebang aja diem
"lagi di resto bintang lima makan sama yayang" << saya lagi di neraka, masang AC biar seger
"sial nabrak lagi guw, ugh, guw gak ati2 bawa mobil bokap neh" << ngupil aja liatnya
"duh gagal deh gue ke switzerland" << Yasinan bancaan
"on the way to J.CO terus lanjud pizza hut, lanjud lagi MCD," << saya otw ke neraka


ni bagian lucunya pernah saya liat
"yes maming sama pacar nonton konser" << hmmm
5 menit kemudian
"GAK JADI!" << syalalal hahaha




Friday, April 30, 2010

Paradigma Tentang Kehidupan

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/30/2010 06:52:00 pm 3 Comment.
Paradigma adalah cara kamu memandang terhadap sesuatu, pandanganmu, kerangka acuanmu atau keyakinanmu. Paradigma adalah seperti kacamata. Kalau kamu memiliki paradigma yang tidak lengkap tentang diri sendiri atau kehidupan pada umumnya, itu sama saja dengan mengenakan kacamata yang keliru ukurannya. Lensanya akan mempengaruhi bagaimana kamu melihat segalanya. Akibatnya yang kamu dapatkan adalah yang kamu lihat. Kita tidak tahu seberapa banak yang kita lewatkan karena paradigma kita kacau.
Nah, kita punya beberapa paradigma, diantaranya paradigma tentang diri sendiri, orang lain dan kehidupan. Sekarang saya akan bahas yang paradigma kehidupan.

Paradigma Tentang Kehidupan :
Selain paradigma tentang diri sendiri dan tentang orang lain, kita juga punya paradigma tentang dunia pada umumnya. Dan biasanya kamu bisa tahu paradigma mu dengan bertanya kepada diri sendiri "apa sih sumber pendorong dalam hidupku ?". "Apa saja sih yang aku pikirin?". "Siapa atau apa sih obsesiku?". Apapun yang paling penting bagimu akan menjadi paradigma mu atau pusat kehidupanmu. Nah kira kira pusat kehidupan apa sih yang paling lengkap? Karena tidak semua pusat kehidupan itu lengkap, pasti ada sisi baik dan buruknya. Pusat kehidupan teman, orang tua, pacar ataupun barang, semua punya sisinya. Nah dibahas satu satu yuk. Kira kira mana yang pas ya?

Terpusat pada Teman.  
Teman itu penting tetapi tidak boleh menjadi pusat kehidupanmu. Mengapa? Ya sesekali kan mereka pasti berubah. Sesekali mereka tidak tulus. Terkadang mereka membicarakanmu di belakangmu atau punya teman baru dan melupakanmu. Suasana hati mereka berubah ubah dan mereka bisa saja pindah. Selain itu kalau kamu mendasarkan identitasmu pada apakah kamu punya banyak teman, apakah kamu diterima , apakah kamu populer bisa bisa kamu kompromikan standar - standarmu atau mengubahnya setia akhir pekan untuk menyesuaikan diri demi teman - temanmu.
Percaya atau tidak , akan datang harinya ketika teman temanmu bukanlah hal terpenting dalam kehidupanmu. Misalnya saat kamu sedang SMA dan memiliki banyak teman, kamu bermain tiap hari bersamanya, apa yang terjadi sekarang saat kamu lulus dan menempuh Universitas, kemana mereka? Hehehe.
Bersahabatlah sebanyak mungkin, tetapi janganlah bangun hidupmu diatasnya.Itu landasan yang tidak stabil.

Terpusat pada Barang.
Berprestasi atau menikmati barang - barang kita sih tidak ada salahnya, namun kita tidak boleh memusatkan hidup kita pada barang - barang yang pada akhirnya tidak abadi. Kepercayaan diri hendaknya berasal dari dalam diri kita, bukannya dari luar diri kita, dari kualitas hati kita bukannya kuantitas barang-barang yang kita miliki. Toh akhirnya orang yang paling kaya dan bermobil banyak pun mati juga. Hehehe.
Ada ungkapan seperti ini , "Kalau siapa saya tergantung pada apa yang saya punya dan apa yang saya punya sudah hilang, lalu saya ini siapa ? "

Terpusat pada Pacar.
Mungkin kita paling mudah terperangkap pada hal yang satu ini. Maksud saya siapa sih yang tidak pernah berpusat pada pacarnya? Saya pun termasuk orang yang pernah.
Misalnya teman saya, dia selalu bergantung terhadap pacarnya, kalau pacarnya mengkomen status FB nya tidak enak, dia bisa badmood seharian. Pacarnya tidak sms seharian, dia bisa tidak konsen kuliah. Putus dengan pacarnya, hancurlah hidupnya.

Ironisnya, semakin kamu memusatkan hidupmu pada seseorang semakin kamu jadi tidak menarik bagi orang itu. Kok bisa ya? Ya, pertama tama kalau kamu terpusat pada seseorang, kamu tidak lagi sulit didapat. Kedua menyebalkan bukan kalau seseorang menggantungkan seluruh kehidupan emosionalnya padamu. Karena ketentramanannya berasal darimu dan bukan dari dalam dirinya sendiri, ia selalu membutuhkan penegasan yang memuakkan.

Percayalah, kamu akan jadi pacar yang lebih baik kalau kamu tidak terpusat pada pacarmu. Kemandirian itu lebih baik dari pada ketergantungan. Lagipula, memusatkan hidupmu pada orang lain bukanlah menunjukan kamu mengasihinya, tetapi bergantung kepadanya.

Terpusat pada sekolah.
Pendidikan itu sungguh penting bagi masa depan kita dan seharusnya menjadi prioritas utama. Tetapi kita harus berhati - hati agar jangan sampai hidup kita didikte oleh keinginan masuk daftar dekan, mencapai IP yang tinggi, nilai rapor yang hebat. Para remaja yang terpusat pada sekolah sering kali terobsesi dengan mendapatkan nilai-nilai baik sehingga mereka lupa bahwa tujuan utama dari bersekolah adalah untuk belajar. Seperti yang telah dibuktikan oleh ribuan remaja, kamu bisa sangat berprestasi di sekolah sambil tetap menjaga keseimbangan yang sehat dalam hidupmu.
Untungnya harga diri kita tidak diukur melalui IP ya.. Hehehe

Terpusat pada orang tua.
Orang tua bisa menjadi sumber utama kasih dan bimbingan dan kamu harus hormat kepada mereka, tetapi memusatkan hidupmu pada orang tuamu dan hidup untuk menyenangkan mereka diatas segalanya bisa jadi mimpi buruk lho.
Orang tua bisa menuntut, orang tua bisa mengkritik Tapi kamu tetap harus mengubah sikapmu yang tergantung pada orang tua, menjadi tergantung pada hal lain yang tidak berubah ubah.
Kamu menuruti semua keinginan orang tua mu tanpa memperdulikan keinginanmu itu benar benar tekanan yang menyiksa. Kamu tetap harus bertanggung jawab atas hidupmu serta perbuatan perbutanmu sendiri, dan tetap berusaha menyenangkan diri sendiri dulu sebelum menyenangkan orang lain.

Pusat pusat lain yang mungkin.
Terpusat pada olahraga / hoby .
Sudah berapa seringkah kita lihat tokoh olahraga yang hebat yang membangun identitasnya untuk menjadi atlit yang hebat, ternyata menderita kecelakaan ang mengakhiri karirnya? Selalu saja ada yang seperti itu. Dan orang yang malang itu mau tidak mau membangun hidupnya dari awal lagi.
Terpusat pada pahlawan.
Kalau kamu bangun hidupmu menurut seorang bintang film atau bintang musik rock, atlit terkenal, atau politikus berkuasa, bagaimana jadinya kalau mereka mati , melakukan sesuatu yang tolol atau dipenjara ? Kemana kamu jadinya?
Terpusat pada pekerjaan.
adalah penyakit yang biasanya menimpa orang yang lebih tua, tetapi biasanya juga menimpa remaja. Gila kerja biasanya di dorong oleh kebutuhan mendesak untuk punya barang lebih banyak, seperti uang, mobil, status atau pengakuan, yang memberi kita alasan tetapi tidak pernah sepenuhnya memuaskan.
Terpusat pada diri sendiri.
Atau menganggap dunia berputar disekelilingmu dan masalah masalajmu. Ini sering kali mengakibatkan kamu begitu menguatirkan kondisimu sehingga lupa sama orang orang yang bermasalah di sekelilingmu.

Terpusat pada prinsip - Inilah yang sejati.
Pusat apakah sih yang efektif? Terpusat pada prinsip. Kita semua kan sudah tahu dampak gaya tarik bumi. lemparkan sebuah bola ke atas, pasti turun juga. Itu adalah hukum atau prinsip alam. Sama seperti halnya ada prinsip - prinsip yang mengatur dunia fisik, ada juga prinsip yang mengatur dunia manusia. Prinsip prinsip itu tidak relijius, prinsip itu tidak pro amerika, pro tionghoa. Prinsip - prinsip bukanlah milikmu atau milik saya. Prinsip - prinsip bukanlah untuk di diskusikan. Prinsip - prinsip ini berlaku bagi semua orang, yang kaya ataupun miskin, raja ataupun petani, lelaki atau perempuan. Prinsip itu tidak bisa diperjual belikan. Kalau kamu hidup menurut prinsip prinsip, kamu akan meraih kesempurnaan, kalau kamu melanggarnya kamu akan gagal. Sesederhana itu.

Kejujuran itu prinsip. Kerja keras itu prinsip. Kasih itu prinsip. Hormat, rasa syukur, keadilan, integritas, kesetiaan, tanggung jawab, adalah prinsip. Ada lusinan prinsip prinsip lainnya, dan prinsip itu tidak sulit dikenali. Sama seperti kompas, selalu menunjuk ke utara, hatimu akan mengenali prinsip sejati.

Prinsip tidak pernah gagal.
Hidup menurut prinsip membutuhkan iman, terutama kalau kamu lihat orang orang yang dekat denganmu maju hidupnya dengan berbohong, menipu, memanjakan diri, memanipulasi, dan hanya mementingkan diri mereka sendiri. Tetapi, yang tidak kamu lihat adalah bahwa melanggar prinsip pasti mengejar mereka akhirnya.

Ambillah umpamanya prinsip kejujuran. Kalau kampu pembohong besar, kamu mungkin lolos untuk sementara waktu, bahkan selama beberapa tahun. Tetapi sulit kan menemukan pembohong yang sukses dalam jangka panjang.

Tidak semua pusat yang telah kita bahas, prinsip - prinsip takkan pernah mengecewakanmu. Prinsip-prinsip takkan pernah membicarakanmu di belakang. Prinsip-prinsip takkan pernah pindah. Prinsip-prinsip tidak pilih kasih berdasarkan warna kulit, jenis kelamin, kekayaan atau sifat - sifat lahiriah. Hidup yang terpusat pada prinsip adalah landasan yang paling stabil, yang takkan tergoyahkan, yang bisa kamu andalkan untuk membangun hidupmu, dan kita semua membutuhkannya.

Untuk memahami mengapa prinsip-prinsip itu selalu efektif, bayangkan saja menjalani hidup berdasarkan kebalikannya --- hidup yang tidak jujur, buang buang waktu, bersenang-senang, tidak tahu bersyukur, mementingkan diri sendiri dan penuh kebencian. Saya sih tidak bisa membayangkan kebaikan dari hidu yang seperti itu. Kamu sendiri bagaimana?

Ironisnya, mendahulukan prinsip prinsip adalah kunci untuk lebih sukses dalam hal lainnya.Kalau kamu amalkan prinsip hormat, kasih, tulus, umpamanya kamu akan mendapatkan banyak teman dan menjadi pacar yang lebih stabil. Mendahulukan prinsip prinsip juga kunci untuk menjadi orang yang punya karakter. Dan kata seseorang karakter bisa dibentuk untuk mulai mengatakan tidak pada setiap hal yang memang tidak kamu senangi. Hehe.

Untuk setiap maslaah carilah prinsip untuk menyelesaikannya. Kalau kamu merasa hidupmu melelahkan mungkin kamu boleh coba prinsip keseimbangan. Kalau kamu merasa tak ada yang percaya sama kamu, mungkin prinsip kejujuran yang kamu butuhkan.

Taken from The Seven Habits for Highly Effective Teens, dan gubahan dari saya sedikit. :)

Wednesday, April 28, 2010

10 Besar Kutipan Tolol Sepanjang Masa

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/28/2010 10:26:00 pm 3 Comment.
10. "Tidak ada alasan bagi siapapun untuk punya komputer di rumahnya".
Kenneth olsen, presiden dan pendiri digital quipment corporation, 1977.

9. "Pesawat terbang sih memang mainan menarik, tetapi tak ada nilainya secara militer".
Marsekal Ferdinand Foch, ahli strategi militer perancis, dan belakangan menjadi komandan perang dunia 1 pada tahun 1911.

8. "Terlepas dari segala kemajuan ilmiah di masa depan [ Manusia takkan pernah sampai ke bulan]"
Dr. Lee de Forest, penemu tabung audion dan bapa penemu radio, 1967

7. "[ Televisi takkan dapat mempertahankan pasar yang diperolehnya setalah enam bulan pertama. Orang akan segera bosan memandangi kotak jati setiap malamnya."
Darryl F. Zanuck pemimpin 20th century foc, 1946

6. "Kami tidak suka musik mereka. Kelompok gitaris sih sudah ketinggalan jaman."
Decca Records, ketika menolak the beatles, 1962

5. "Bagi kebanyakan orang, penggunaan tembakau itu berefek menguntungkan".
Dr. Ian G. Macdonald, ahli bedah dari los angeles, newsweek magz, 1969

4. " 'Telepon' ini terlalu banyak kelemahannya untuk bisa dipertimbangkan serius sebagai sarana komunikasi. Pada dasarnya, alat itu tidak berharga bagi kita."
Memo internal serikat buruh barat, 1876

3. "Bumi adalah pusat alam semesta".
Ptolemy, astronom besar dari mesir, abad kedua

2. "Tak ada kejadian penting hari ini".
Raja george III, 1776

1. "Segala yang dapat diciptakan, telah diciptakan".
Charless H. Duell, komusaris hak paten Amerika Serikat, 1899

Taken from, The Seven Habits for Highly Effective Teens page 30

Wednesday, April 21, 2010

Sabar

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/21/2010 07:28:00 pm 2 Comment.
sabar itu sesuatu yang pahit namun berbuah yang manis

how to be a patient person ?

1. Yang Sabar
2. be Patient!
3. Ya Allah paringono sabar.

hehe

dikit aja berbagi tips sabar *sok banget deh aku ya, kyk udah Maha Sabar aja *oops maha sabar tetep Allah SWT*

Sabar ...

"Sesungguhnya KETABAHAN SEJATI adalah SAAT PERTAMA KALI MUSIBAH TERJADI"
( HR. Bukhori No. 430 )



“Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk ke dalam surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam goncangan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang bersamanya : Bilakah datang pertolongan Allah? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah amatlah dekat.” (QS. Al Baqarah : 214)

“…Allah mencintai orang-orang yang sabar.” (QS. Al Imran : 146)

 

Life is never close to perfection. © 2012 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor Vector by Webdesignhot