Showing posts with label review. Show all posts
Showing posts with label review. Show all posts

Friday, July 23, 2010

Movie Review : Despicable Me : Super Laugh!

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/23/2010 09:30:00 pm 2 Comment.
Despicable Me film berdurasi kurang lebih 95 menit, karya Illumination Entertainment ini sangat membawa kita kepada keadaan "LOL" laugh out laugh dari awal film sampai akhir. Versi 3D Despicable Me ini pun sangat luar biasa bagusnya daripada Toy Story 3. Efek 3Dnya jauh lebih bagus dari film TS 3 karena kita seperti benar benar bisa ikut dalam film, seperti adegan roller coaster, terus pesawat pergi ke bulan, dan saat keadaan Minions (alien kuning kecil) saat loncat-loncatan dan berdansa dibawah gemerlap lampu. Despicable Me dibuka dengan adegan hilangnya Piramid ! Hahaha piramid segedhe gambreng bisa hilang dari mesir, dan digantikan oleh Balon Piramid yang di pompa. Rupanya saat itu dunia sedang kepenuhan oleh penculik penculik hebat, dan kerjaannya mencuri benda benda dimuka bumi ini salah satunya Piramid. Lalu siapakah pencuri piramid tersebut? Apakah Gru (suara diisi oleh Steve Carrell) ? Gru yang selama ini dikenal sebagai penjahat kelas wahid dimuka bumi, rupanya tidak mencuri piramid! Lalu siapakah saingan Gru ? Eits, tunggu dulu, kita cek dulu sepak terjang barang curian Gru, yap, Gru berhasil mencuri, Patung Liberty! Tapi versi mininya yang ada di Las Vegas. Bagi Gru, jadi pencuri tidak lah mudah, apalagi setelah ada saingan dia yang berhasil mencuri Piramid. Dan Gru merencakan sesuatu yang ekstrim dan mahal yaitu mencuri Bulan. Dengan strategi membuat roket ke bulan, mencuri shrink machine (mesin penciut bulan) dan membawa bulan mini ke bumi. Tapi kendala hadir saat saingan Gru, Vector hadir dan mencuri shrink machine, membuat Gru hampir gagal melakukan rencananya mencuri bulan. Namun Gru tak hilang akal, dia mengadopsi 3 gadis kecil yang awalnya pengantar kue kering ke rumah Vector, mereka adalah Margo, Edith, dan si kecil Agnes. Gru yang awalnya cuma berniat menggunakan mereka sebagai pengalih serta penyusup ke rumah Vector selagi Gru mencuri Shrink Machine dr rumahnya, ternyata malah diluar dugaan, Gru benar benar menjadi sayang kepada 3 gadis kecil itu. Di akhir film ini, Gru berhasil membawa bulan mini namun, Vector mencurinya lagi, tetapi vector tidak tahu bahwa bulan ukuran mini tersebut hanya sementara dan beberapa saat kemudian bulan tersebut kembali ke ukuran normal! Dan Gru menjadi ayah yang baik bagi 3 gadis kecil tersebut. Luar biasa film buatan dari mantan executive produser Ice Age, Ice Age 2 dan Horton hears a who, Chris Meledandri ini. Ceritanya bikin perut sakit, ngocol banget, terutama minions (army nya Gru) yang sangat bego dan konyol tingkah lakunya dan selalu bilang "Papoy"! Gak bakal nyesel untuk dilihat, bahkan saya sendiri ingin nonton lagi!
Bisa liad traillernya disini http://www.youtube.com/watch?v=tikthjwNUBw
Liad statistik IMDB Despicable Me
Menurut saya film ini 8,5 / 10 . Cerita yang unpredictable dan ngocol !

Tuesday, July 20, 2010

Movie Review : INCEPTION : Super BRILLIANT MOVIE EVER!

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/20/2010 08:49:00 pm 2 Comment.





Karya Cristopher Nolan (Sutradara Batman the Dark Knight) ini memang superb! Dan dibintangi oleh aktor favorit saya Leonardo Di Caprio, serta artis pemain film Juno, Ellen Page. Juga supporting actor lainnya yang bermain sangat apik.
Mungkin sebelumnya sudah pernah dengar desas desus tentang film ini. Yap, film ini tentang mimpi. Mimpi tapi mimpi apaan ya? Saya dengar dari teman saya yaitu tentang pencuri mimpi. Ternyata benar mencuri, benar melakukan kejahatan, tapi di dalam mimpi seseorang. Adegan pertama ketika Leonardo (Dom Cobb) terdampar di suatu pantai dan diselamatkan oleh orang jepang, dan bertemu dengan seoranng tua renta, setelah itu adegan tidak bersambung ke adegan selanjutnya karena adegan pertama akan bersambung ke adegan terakhir. Adegan selanjutnya tentang Dom Cobb dan temannya Arthur (Joseph Gordon-Levitt) yang sedang mencari data, didalam mimpi seseorang, dan akhirnya tidak berhasil. Kemudian orang itu (Saito) menawarkan kepada Dom untuk meng-Inception seseorang agar orang itu (Robert Fischer Jr) tidak meneruskan usaha ayahnya (Maurice Fischer) jika Dom berhasil, maka Saito akan membawa Dom kembali ke rumah untuk bertemu anak2nya. Tetapi meng-Inception seseorang sangat susah, dibutuhkan 3 kali mimpi. Maksudnya, kita tertidur kemudian mimpi, kemudian dalam mimpi kita bermimpi lagi, dan di dalam mimpi kita tadi, kita bermimpi lagi. Dalam mimpi ada alam bawah sadar kita, dan brankas alam bawah sadar kita akan diganti dengan yang bukan semestinya, supaya dalam dunia nyata kita yang kita kerjakan seperti apa yang diinginkan alam bawah sadar. Dalam 3 tahap itu diperkirakan 10 tahun waktu untuk bermimpi. Saya juga bingung bagian ini, karena di film itu disebutkan 1 Jam dunia mimpi sama dengan 5 menit dunia luar. Untuk menyukseskan usahanya, Dom mencari seorang arsitek mimpi baru, yaitu orang yang akan membuat settingan mimpi, dia lah Ellen Page (Ariadne) dan mencari seorang penipu dan pemalsu kelas kakap (Eames) juga dapat tambahan lagi yaitu seorang peramu obat penenang, (Yusuf). Ditambah lagi Saito bergabung dalam team untuk memastikan apakah usaha Dom berhasil atau tidak. Usaha tersebut akhirnya berjalan saat Fischer melakukan perjalanan dari Sidney ke L.A selama 10 jam pernerbangan, didalam kelas eksektif, mereka ber6 berhasil membawa Fischer bermimpi dan menjalankan misi. Selama mimpi usaha untuk meng-Inception itu sangatlah mendebarkan, terutama Fischer yang ternyata mempunyai pertahanan mimpi yang sangat kuat dan bagus. Sehingga 6 orang tadi harus melawan pasukan yang dibuat Fischer, yang mengakibatkan Saito tertembak, dan fatal akibatnya, ia tertembak dalam mimpi, ia tidak bisa bangun dan sadar, karena obat penenangnya sangat kuat, akibatnya jika ia meninggal dalam mimpi ia akan masuk ke Limbo, tempat dimana mimpi mimpi "tak terpakai" disana, dan dia akan menua selamanya dan meninggal juga tidak akan ingat apa apa lagi. Grup tadi berusaha keras membawa Fischer pada alam bawah sadarnya dan ternyata saat-saat terakhir di mimpi bagian 3, rupanya sang Target Fischer meninggal dalam mimpi bagian 3, mengharuskan Dom dan Ariadne untuk tidur dan bermimpi lagi di mimpi ke 4 membangun kan Fischer. Sialnya Dom ini rupanya terhalang oleh Mal, istrinya sendiri yang telah meninggal, akibat bunuh diri karena takut pada realitanya dan tidak bisa hidup pada realita, Mal lebih ingin bermimpi, dan supaya dia bisa tenang dia bunuh diri, tapi Mal tidak tahu bahwa sebenarnya Mal seperti itu karena Dom telah meng-Inception dia, Mal ada korban pertama praktek Inception nya Dom. Setelah semua berlalu, Dom rupanya harus tinggal dalam mimpi karena akan menyelamatkan Saito dalam Limbo, mereka ber 4 kemudian sadar, saat mobil mereka dalam mimpi pertama tercebur di sungai. Nah, setelah semua sadar, adegan selanjutnya adalah, Dom ikut sadar, Saito juga, dan Fischer berniat tidak melanjutkan usaha ayahnya. Adegan seperti sebuah happy Ending. Dom bertemu dengan anak-anaknya, dan saat dia memutar topple (seperti sebuah benda yang akan terus berputar, jika berputar terus masih mimpi dan berhenti berarti artinya realitas), nah saat Dom memutar topple, kamera terus meng-shoot topple yang berputar dan tak berhenti. Endingnya dibuat open ending, jadi seperti tidak pasti apakah Dom benar benar sudah sadar ataukah dia memang masih mimpi malah masih di dalam Limbo jadi bisa seenaknya dia. Kita semua tidak tahu, kalian bagi yang sudah melihat menurut kalian bagaimana? Kalau menurut saya sih Dom Cobb itu masih bermimpi, jadi dia selamanya bermimpi hidup dalam mimpi. Hehehe. Pengen ada Sequelnya nih... Dan saat saya melihat film itu saya berpikir betapa enaknya bisa merasakan mimpi sampai ada mimpi dalam mimpi. Pengen nyobain. and I wish my Dream is My reality... But living in a dream not that so good like living in reality...
rating film ini menurut saya 9,5/10 (dikarenakan masih banyak yg bikin penasaran)
rating IMDB 9,4/10

Inception! Really you have to see this film. Bener bener Brilliant banget ide ceritanya sampai penggarapannya filmnya yang luar biasa. Dari jalan cerita, efek, sampai akting para aktor dan aktrisnya yang outstanding!

Friday, July 02, 2010

Review: The Twilight Saga : Eclipse

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/02/2010 06:55:00 am 1 Comment.
Kemarin siang saya nonton ini sama temen temen dengan ekspektasi besar akan film ini.Setelah ngantri setengah jam dan akhirnya nonton jam 2 siang, di tempat yang kurang strategis, ternyata film ini mengecewakan lagi. Sama seperti New Moon dan Twilight. Saya bukan penggemar berat the Twilight Saga. Saya hanya penonton aja. Saya juga bukan kritikus film. Dan setiap orang pasti beda sudut pandangnya dengan orang lain. 

Film Eclipse di sutradarai oleh David Slade, sutradara untuk film film Vampire juga, dan menggarap film Eclipse kali ini memang sedikit lebih bagus dari New Moon. Namun tetap saja Eclipse terasa sama saja feelnya terhadap New Moon dan Twilight. Kali ini film Eclipse berkisah tentang kisah Bella yang akan lulus dari sma nya sekarang dan harus pergi ke universitas alaska, namun sebelum pergi Bella dibingungkan oleh keadaan dimana ia harus memilih Edward atau Jacob. Kedua lelaki tersebut mencintai Bella, namun Bella tau siapa yang harus ia pilih tentu lah Edward. Disaat yang bersamaan, keluarga Cullen ternyata dihadapkan pada masalah kedatangan tentara Vampire yang dibuat oleh Victoria. Victoria membuat tentara Vampire karena mereka ingin menghabisi Bella, agar Edward merasakan apa yang ia rasakan saat pacar Victoria dibunuh oleh Edward. Mereka harus berperang dan menghentikan tentara Vampire jika tidak Volturi nanti yang akan turun tangan. Dan Jacob juga sekawanan Wolf ikut membantu perang tersebut yang akhirnya dimenangkan oleh Keluarga Cullen juga Jacob yang akhirnya dia harus cidera saat melawan Vampire.
Eclipse kali ini memang dipenuhi oleh dialog membosankan dan bertele tele, terlalu drama, dan banyak gombalnya Edward juga Jacob. Tapi disitu lah yang humornya saya rasa. Terasa film ini gak fokus. Dan banyak adegan ciuman. Awal adegan Eclipse adalah ciuman Edward dan Bella, dan sepanjang film bisa dihitung berapa kali Bella beradegan ciuman. Film ini gagal membawa buku Eclipse untuk diaudiovisualisasikan kedalam film. Soundtrack filmnya bagus. Namun memang terasa membosankan, adegan panjang hanya untuk membahas percintaan Bella saja. Dan perang yang terasa kurang greget. Dari segi akting Bella, Edward, Jacob, sama saja dengan yang kemarin. Namun Bella menunjukan perubahan baik dari pada yang kemarin. Film ini kurang worth it untuk ditonton di premiere. Dan kata teman saya yang membaca bukunya, ada beberapa yang melenceng dari buku. Jangan tanya tentang apa ada hubungan antara judul dengan film. Jelas tidak, karena film ini dari buku.
Nilainya 4,9/10
Failed, Flat, Bored

Sunday, June 27, 2010

Tanah Air Beta : "Ceritain apa sih?"

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/27/2010 03:42:00 pm 0 Comment.

Nonton film ini waktu itu diajak sama keluarga saya, katanya sih mau biar nunjukin rasa nasionalisme. Dan menurut saya film ini, OMG WTF WAS THAT? Film ini bercerita tentang, tunggu dulu, saya bahkan gak tau film ini bercerita tentang apa. Seriously, I mean it. Film ini bahkan sama sekali gak fokus dengan jalan ceritanya. Saya pikir bakal tentang kesehatan ternyata gak. 
Cerita ini dimulai tentang si Tatiana (seorang guru di daerah pengungsian Timor (Alexandra Gottardo) ) Dan Abu bakar yang mendatangi pos pengungsian untuk mencari keluarganya. Tatiana mencari anaknya bernama Maru dan dia tinggal bersama anaknya Merry. Tatiana ini seorang guru dan Abu bakar ini seorang penjual bensin eceran yang akhirnya dia gak boleh beli bensin eceran dan di membesarkan ukuran tangki motornya supaya muat bensinnya. After that, ternyata si tatiana sudah dapet kabar kalau anaknya Maru ditemukan. Tapi si Maru gak mau ketemu sama ibunya. Si tatiana kemudian sakit-sakitan, mendengar kabar itu si Merry akhirnya menempuh perjalanan dari desanya ke perbatasan untuk ketemu Maru. DAN SELESAI. And you know what, Merry ketemu Maru, dengan menyanyi lagu Indonesia Tanah Air Beta. jadi merekan menemukan dengan nyanyian. Mana klimaks dan perjuangannya?

tanah_air_betaposterAwful banget ni film. Kenapa? Banyak adegan yang jelek banget dengan akting yang jelek. Script yang jelek. Pengambilan gambar yang jelek. Terutama script. Biasanya kalau kita nonton film, pasti ada pesan dan makna film tersebut. Tapi message itu gak sampai ke penonton, khususnya saya. 

Kalau film itu bertujuan untuk memperjuangkan pendidikan, go ahead, pendidikan yg fokus, dengan cara si Tatiana tadi mengajar sampai ke daerah konflik dan tetap semangat. Kalau kesehatan, si Ari Sihasale yang jadi dokter itu harus berjuang nyembuhin Tatiana. Kalau tentang pengungsian, Lukman Sardi yang notabene ARTIS papan atas dengan akting bagus di Sang Pemimpi, harusnya juga memperjuangkan menemukan Maru. Tapi itu gak sama sekali. Untuk pemeran Merry (Griffit Patricia) aktingnya jg standard banget.

Saya melihat perubahan karakter Merry gak sesuai. Kalau Merry ini tokoh utama, dan notabene dia Round Character, karakter yang berubah ubah dari awal sampai akhir tapi ia melakukan perubahan yang jelek banget. Harusnya kalau di awal dia semangat, agresif, mungkin sedikit pemarah, atau sangat pintar berdebat. Pertahankan semangat itu sampai akhir. Tapi itu gak. Saat si Merry ini mencari Maru. Dia lemah. Dia langsung berubah semangatnya. Malah keren si cowok yang nemenin dia di perjalanan (Carlo). Dia hebat, karakternya dari awal sampai akhir bagus. Perubahannya bagus. Dia awalnya jengkel sama Merry kemudian bisa baik banget sama Merry. Tapi Merry gak. Saat dia jalan kaki cari Maru dan saat dia ditemani oleh Carlo diperjalanan, karakternya langsung berubah, jadi lemah, kayak pandangan orang gila, kosong, gak ada semangat sama sekali. Dia malah kayak putri Raja yg seenaknya suka nyuruh Carlo ngambilin sesuatu, bukannya dia ikut nyari bareng (seperti makanan etc). Oke karakter Merry boleh berubah, tapi harus ada kejadian yg membuat ia berubah, saat melakukan perjalanan, ia harusnya tambah semangat bukannya loyo dan kalau dia lemas, dia harusnya mendengar kabar apa dulu (misal ibunya meninggal).

Pengambilan gambar jelek, terutama saat bagian malam hari, wajahnya gak kelihatan. Mana bagusnya? Akting ari sihasale jelek juga. Dan bener bener gak fokus, percuma sewa Lukman Sardi tapi Cuma buat nulis pesan ke pengungsi. Di Tanah Air Beta ada adegan tumbuhan bisa tumbuh, tapi mana? Setelah itu gak ada kelanjutan, apa kek, satu kampung jadi numbuhin tumbuhan juga. Dan yang AWFUL itu endingnya, masa ketemu sama kakak yg udah belasan taun gak ketemu, Cuma ketemu dengan cara NYANYI? OMG!!! Gak ada perjuangan sama sekali. Apa kek, kakaknya diculik ditawan sama tentara pengungsi, dipersulit. Cuma gitu doang. Haduhhh...  Jadi sebenernya ini cerita apa? Nyari orang ilang? Judulnya jangan Tanah air Beta dong. Keberatan Judul! Sama kebagusan cuplikan film. Btw yg bikin Alenia Film? Ari Sihasale nih? Oh pantes...

Rate film ini 2,8/10
(Maaf saya re-rate dan menurut saya ini film GAGAL TOTAL)



 

Life is never close to perfection. © 2012 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor Vector by Webdesignhot