Showing posts with label film. Show all posts
Showing posts with label film. Show all posts

Tuesday, August 24, 2010

Review film : Avatar The Last Airbender

Originally Made By Delilah Hazhiya At 8/24/2010 03:36:00 pm 0 Comment.
Maaf, baru masukin reviewnya setelah filmnya basi. Kemarin kemarin sempat males update blog karena alesan pribadi. So here it goes.

Guys, apakah kamu sudah nonton filmnya? Gimana rasanya? Gimana Nilainya? Seorang teman pernah menilai film ini dengan rate 8,5 dan teman saya menempatkan bahwa film ini diatas film Shyamalan lainnya yang berjudul seperti Unbreakable atau The Sixth Sense, namun menurut saya ini film super dibawah 8,5 dan dibawah kualitas Unbreakable atau The Sixth Sense. Si teman berakata karena dia menonton bukan sebagai avatar fans. Tetapi ada teman saya menilai sampai 3 walau pun bukan fans avatar juga. Wah kalau bukan fans avatar aja nilainya 3. Gimana fans avatar seperti saya ya? Hehehe. Menonton film ini diawali dengan rasa pengen banget nonton dan penasaran yang super. Katanya sih bakalan kayak Dragonball. Wah aku belum pernah nonton dragonball, tapi denger-denger dragonball jelek banget, wah tambah penasaran aja. Akhirnya nonton dan ketemu teman dibayari lagi. Makasi ya temanku. Jadi aku gak sia-sia nontonnya. Langsung aja ya, film ini diawali dengan tulisan Book 1 : Water . Bercerita tentang penemuan avatar pertama kali. Avatar yang ditemukan oleh Sokka dan Katara di sebuah daerah di kutub, kemudian membawa avatar ke perkampungannya, dan saat itu negara api mulai menyerang kutub utara dan membawa avatar. Kemudian karena merasa avatar adalah tanggung jawab Sokka dan Katara, mereka pun mencari dan merebut Aang kembali dengan membawa bisonnya, Appa. Setelah berhasil menyelamatkan Aang, kemudian Aang kembali ke kuil udara dan menemukan bahwa ternyata dirinya memang sudah 100 tahun bersembunyi dan tidak sadar bahwa kuil udara yg ia tinggalkan sudah berubah wujud, dan ia kehilangan guru dan teman temannya. Dan sementara itu Zuko yang diasingkan oleh Ayahnya harus membuktikan bahwa dia berhasil membawa kembali Avatar sebagai buktinya kepada negara Api. Dan sisanya anda tonton sendiri ya. Hampir sama dengan buku jalan ceritanya, tapi detilnya tentu beda (banyak yang missed). Dan jangan lupa ini film ada sequelnya, karena adegan terakhir yaitu Raja Api menyuruh anak Perempuannya segera bertindak kepada Zuko.


Beberapa hal yang disayangkan yah, adegan2 yang hilang, yang tidak mirip seperti kartunnya, efeknya yang biasa aja, akting para pemainnya yang standard, skenario/script yang kacau balau. Saat pertama nonton, adegan awal, menit awal, saya merasa biasa saja, sedikit amaze, saat adegan pertengahan saya mulai bosan dan mainan handphone. Adegan terakhir saya udah gak konsen sama sekali dan pengen cepat pulang.


Film ini sangat gagal sebagai adaptasi dan gagal sebagai film


3/10

Friday, July 23, 2010

Movie Review : Despicable Me : Super Laugh!

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/23/2010 09:30:00 pm 2 Comment.
Despicable Me film berdurasi kurang lebih 95 menit, karya Illumination Entertainment ini sangat membawa kita kepada keadaan "LOL" laugh out laugh dari awal film sampai akhir. Versi 3D Despicable Me ini pun sangat luar biasa bagusnya daripada Toy Story 3. Efek 3Dnya jauh lebih bagus dari film TS 3 karena kita seperti benar benar bisa ikut dalam film, seperti adegan roller coaster, terus pesawat pergi ke bulan, dan saat keadaan Minions (alien kuning kecil) saat loncat-loncatan dan berdansa dibawah gemerlap lampu. Despicable Me dibuka dengan adegan hilangnya Piramid ! Hahaha piramid segedhe gambreng bisa hilang dari mesir, dan digantikan oleh Balon Piramid yang di pompa. Rupanya saat itu dunia sedang kepenuhan oleh penculik penculik hebat, dan kerjaannya mencuri benda benda dimuka bumi ini salah satunya Piramid. Lalu siapakah pencuri piramid tersebut? Apakah Gru (suara diisi oleh Steve Carrell) ? Gru yang selama ini dikenal sebagai penjahat kelas wahid dimuka bumi, rupanya tidak mencuri piramid! Lalu siapakah saingan Gru ? Eits, tunggu dulu, kita cek dulu sepak terjang barang curian Gru, yap, Gru berhasil mencuri, Patung Liberty! Tapi versi mininya yang ada di Las Vegas. Bagi Gru, jadi pencuri tidak lah mudah, apalagi setelah ada saingan dia yang berhasil mencuri Piramid. Dan Gru merencakan sesuatu yang ekstrim dan mahal yaitu mencuri Bulan. Dengan strategi membuat roket ke bulan, mencuri shrink machine (mesin penciut bulan) dan membawa bulan mini ke bumi. Tapi kendala hadir saat saingan Gru, Vector hadir dan mencuri shrink machine, membuat Gru hampir gagal melakukan rencananya mencuri bulan. Namun Gru tak hilang akal, dia mengadopsi 3 gadis kecil yang awalnya pengantar kue kering ke rumah Vector, mereka adalah Margo, Edith, dan si kecil Agnes. Gru yang awalnya cuma berniat menggunakan mereka sebagai pengalih serta penyusup ke rumah Vector selagi Gru mencuri Shrink Machine dr rumahnya, ternyata malah diluar dugaan, Gru benar benar menjadi sayang kepada 3 gadis kecil itu. Di akhir film ini, Gru berhasil membawa bulan mini namun, Vector mencurinya lagi, tetapi vector tidak tahu bahwa bulan ukuran mini tersebut hanya sementara dan beberapa saat kemudian bulan tersebut kembali ke ukuran normal! Dan Gru menjadi ayah yang baik bagi 3 gadis kecil tersebut. Luar biasa film buatan dari mantan executive produser Ice Age, Ice Age 2 dan Horton hears a who, Chris Meledandri ini. Ceritanya bikin perut sakit, ngocol banget, terutama minions (army nya Gru) yang sangat bego dan konyol tingkah lakunya dan selalu bilang "Papoy"! Gak bakal nyesel untuk dilihat, bahkan saya sendiri ingin nonton lagi!
Bisa liad traillernya disini http://www.youtube.com/watch?v=tikthjwNUBw
Liad statistik IMDB Despicable Me
Menurut saya film ini 8,5 / 10 . Cerita yang unpredictable dan ngocol !

Tuesday, July 20, 2010

Movie Review : INCEPTION : Super BRILLIANT MOVIE EVER!

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/20/2010 08:49:00 pm 2 Comment.





Karya Cristopher Nolan (Sutradara Batman the Dark Knight) ini memang superb! Dan dibintangi oleh aktor favorit saya Leonardo Di Caprio, serta artis pemain film Juno, Ellen Page. Juga supporting actor lainnya yang bermain sangat apik.
Mungkin sebelumnya sudah pernah dengar desas desus tentang film ini. Yap, film ini tentang mimpi. Mimpi tapi mimpi apaan ya? Saya dengar dari teman saya yaitu tentang pencuri mimpi. Ternyata benar mencuri, benar melakukan kejahatan, tapi di dalam mimpi seseorang. Adegan pertama ketika Leonardo (Dom Cobb) terdampar di suatu pantai dan diselamatkan oleh orang jepang, dan bertemu dengan seoranng tua renta, setelah itu adegan tidak bersambung ke adegan selanjutnya karena adegan pertama akan bersambung ke adegan terakhir. Adegan selanjutnya tentang Dom Cobb dan temannya Arthur (Joseph Gordon-Levitt) yang sedang mencari data, didalam mimpi seseorang, dan akhirnya tidak berhasil. Kemudian orang itu (Saito) menawarkan kepada Dom untuk meng-Inception seseorang agar orang itu (Robert Fischer Jr) tidak meneruskan usaha ayahnya (Maurice Fischer) jika Dom berhasil, maka Saito akan membawa Dom kembali ke rumah untuk bertemu anak2nya. Tetapi meng-Inception seseorang sangat susah, dibutuhkan 3 kali mimpi. Maksudnya, kita tertidur kemudian mimpi, kemudian dalam mimpi kita bermimpi lagi, dan di dalam mimpi kita tadi, kita bermimpi lagi. Dalam mimpi ada alam bawah sadar kita, dan brankas alam bawah sadar kita akan diganti dengan yang bukan semestinya, supaya dalam dunia nyata kita yang kita kerjakan seperti apa yang diinginkan alam bawah sadar. Dalam 3 tahap itu diperkirakan 10 tahun waktu untuk bermimpi. Saya juga bingung bagian ini, karena di film itu disebutkan 1 Jam dunia mimpi sama dengan 5 menit dunia luar. Untuk menyukseskan usahanya, Dom mencari seorang arsitek mimpi baru, yaitu orang yang akan membuat settingan mimpi, dia lah Ellen Page (Ariadne) dan mencari seorang penipu dan pemalsu kelas kakap (Eames) juga dapat tambahan lagi yaitu seorang peramu obat penenang, (Yusuf). Ditambah lagi Saito bergabung dalam team untuk memastikan apakah usaha Dom berhasil atau tidak. Usaha tersebut akhirnya berjalan saat Fischer melakukan perjalanan dari Sidney ke L.A selama 10 jam pernerbangan, didalam kelas eksektif, mereka ber6 berhasil membawa Fischer bermimpi dan menjalankan misi. Selama mimpi usaha untuk meng-Inception itu sangatlah mendebarkan, terutama Fischer yang ternyata mempunyai pertahanan mimpi yang sangat kuat dan bagus. Sehingga 6 orang tadi harus melawan pasukan yang dibuat Fischer, yang mengakibatkan Saito tertembak, dan fatal akibatnya, ia tertembak dalam mimpi, ia tidak bisa bangun dan sadar, karena obat penenangnya sangat kuat, akibatnya jika ia meninggal dalam mimpi ia akan masuk ke Limbo, tempat dimana mimpi mimpi "tak terpakai" disana, dan dia akan menua selamanya dan meninggal juga tidak akan ingat apa apa lagi. Grup tadi berusaha keras membawa Fischer pada alam bawah sadarnya dan ternyata saat-saat terakhir di mimpi bagian 3, rupanya sang Target Fischer meninggal dalam mimpi bagian 3, mengharuskan Dom dan Ariadne untuk tidur dan bermimpi lagi di mimpi ke 4 membangun kan Fischer. Sialnya Dom ini rupanya terhalang oleh Mal, istrinya sendiri yang telah meninggal, akibat bunuh diri karena takut pada realitanya dan tidak bisa hidup pada realita, Mal lebih ingin bermimpi, dan supaya dia bisa tenang dia bunuh diri, tapi Mal tidak tahu bahwa sebenarnya Mal seperti itu karena Dom telah meng-Inception dia, Mal ada korban pertama praktek Inception nya Dom. Setelah semua berlalu, Dom rupanya harus tinggal dalam mimpi karena akan menyelamatkan Saito dalam Limbo, mereka ber 4 kemudian sadar, saat mobil mereka dalam mimpi pertama tercebur di sungai. Nah, setelah semua sadar, adegan selanjutnya adalah, Dom ikut sadar, Saito juga, dan Fischer berniat tidak melanjutkan usaha ayahnya. Adegan seperti sebuah happy Ending. Dom bertemu dengan anak-anaknya, dan saat dia memutar topple (seperti sebuah benda yang akan terus berputar, jika berputar terus masih mimpi dan berhenti berarti artinya realitas), nah saat Dom memutar topple, kamera terus meng-shoot topple yang berputar dan tak berhenti. Endingnya dibuat open ending, jadi seperti tidak pasti apakah Dom benar benar sudah sadar ataukah dia memang masih mimpi malah masih di dalam Limbo jadi bisa seenaknya dia. Kita semua tidak tahu, kalian bagi yang sudah melihat menurut kalian bagaimana? Kalau menurut saya sih Dom Cobb itu masih bermimpi, jadi dia selamanya bermimpi hidup dalam mimpi. Hehehe. Pengen ada Sequelnya nih... Dan saat saya melihat film itu saya berpikir betapa enaknya bisa merasakan mimpi sampai ada mimpi dalam mimpi. Pengen nyobain. and I wish my Dream is My reality... But living in a dream not that so good like living in reality...
rating film ini menurut saya 9,5/10 (dikarenakan masih banyak yg bikin penasaran)
rating IMDB 9,4/10

Inception! Really you have to see this film. Bener bener Brilliant banget ide ceritanya sampai penggarapannya filmnya yang luar biasa. Dari jalan cerita, efek, sampai akting para aktor dan aktrisnya yang outstanding!

Friday, July 02, 2010

Review: The Twilight Saga : Eclipse

Originally Made By Delilah Hazhiya At 7/02/2010 06:55:00 am 1 Comment.
Kemarin siang saya nonton ini sama temen temen dengan ekspektasi besar akan film ini.Setelah ngantri setengah jam dan akhirnya nonton jam 2 siang, di tempat yang kurang strategis, ternyata film ini mengecewakan lagi. Sama seperti New Moon dan Twilight. Saya bukan penggemar berat the Twilight Saga. Saya hanya penonton aja. Saya juga bukan kritikus film. Dan setiap orang pasti beda sudut pandangnya dengan orang lain. 

Film Eclipse di sutradarai oleh David Slade, sutradara untuk film film Vampire juga, dan menggarap film Eclipse kali ini memang sedikit lebih bagus dari New Moon. Namun tetap saja Eclipse terasa sama saja feelnya terhadap New Moon dan Twilight. Kali ini film Eclipse berkisah tentang kisah Bella yang akan lulus dari sma nya sekarang dan harus pergi ke universitas alaska, namun sebelum pergi Bella dibingungkan oleh keadaan dimana ia harus memilih Edward atau Jacob. Kedua lelaki tersebut mencintai Bella, namun Bella tau siapa yang harus ia pilih tentu lah Edward. Disaat yang bersamaan, keluarga Cullen ternyata dihadapkan pada masalah kedatangan tentara Vampire yang dibuat oleh Victoria. Victoria membuat tentara Vampire karena mereka ingin menghabisi Bella, agar Edward merasakan apa yang ia rasakan saat pacar Victoria dibunuh oleh Edward. Mereka harus berperang dan menghentikan tentara Vampire jika tidak Volturi nanti yang akan turun tangan. Dan Jacob juga sekawanan Wolf ikut membantu perang tersebut yang akhirnya dimenangkan oleh Keluarga Cullen juga Jacob yang akhirnya dia harus cidera saat melawan Vampire.
Eclipse kali ini memang dipenuhi oleh dialog membosankan dan bertele tele, terlalu drama, dan banyak gombalnya Edward juga Jacob. Tapi disitu lah yang humornya saya rasa. Terasa film ini gak fokus. Dan banyak adegan ciuman. Awal adegan Eclipse adalah ciuman Edward dan Bella, dan sepanjang film bisa dihitung berapa kali Bella beradegan ciuman. Film ini gagal membawa buku Eclipse untuk diaudiovisualisasikan kedalam film. Soundtrack filmnya bagus. Namun memang terasa membosankan, adegan panjang hanya untuk membahas percintaan Bella saja. Dan perang yang terasa kurang greget. Dari segi akting Bella, Edward, Jacob, sama saja dengan yang kemarin. Namun Bella menunjukan perubahan baik dari pada yang kemarin. Film ini kurang worth it untuk ditonton di premiere. Dan kata teman saya yang membaca bukunya, ada beberapa yang melenceng dari buku. Jangan tanya tentang apa ada hubungan antara judul dengan film. Jelas tidak, karena film ini dari buku.
Nilainya 4,9/10
Failed, Flat, Bored

Sunday, June 27, 2010

Tanah Air Beta : "Ceritain apa sih?"

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/27/2010 03:42:00 pm 0 Comment.

Nonton film ini waktu itu diajak sama keluarga saya, katanya sih mau biar nunjukin rasa nasionalisme. Dan menurut saya film ini, OMG WTF WAS THAT? Film ini bercerita tentang, tunggu dulu, saya bahkan gak tau film ini bercerita tentang apa. Seriously, I mean it. Film ini bahkan sama sekali gak fokus dengan jalan ceritanya. Saya pikir bakal tentang kesehatan ternyata gak. 
Cerita ini dimulai tentang si Tatiana (seorang guru di daerah pengungsian Timor (Alexandra Gottardo) ) Dan Abu bakar yang mendatangi pos pengungsian untuk mencari keluarganya. Tatiana mencari anaknya bernama Maru dan dia tinggal bersama anaknya Merry. Tatiana ini seorang guru dan Abu bakar ini seorang penjual bensin eceran yang akhirnya dia gak boleh beli bensin eceran dan di membesarkan ukuran tangki motornya supaya muat bensinnya. After that, ternyata si tatiana sudah dapet kabar kalau anaknya Maru ditemukan. Tapi si Maru gak mau ketemu sama ibunya. Si tatiana kemudian sakit-sakitan, mendengar kabar itu si Merry akhirnya menempuh perjalanan dari desanya ke perbatasan untuk ketemu Maru. DAN SELESAI. And you know what, Merry ketemu Maru, dengan menyanyi lagu Indonesia Tanah Air Beta. jadi merekan menemukan dengan nyanyian. Mana klimaks dan perjuangannya?

tanah_air_betaposterAwful banget ni film. Kenapa? Banyak adegan yang jelek banget dengan akting yang jelek. Script yang jelek. Pengambilan gambar yang jelek. Terutama script. Biasanya kalau kita nonton film, pasti ada pesan dan makna film tersebut. Tapi message itu gak sampai ke penonton, khususnya saya. 

Kalau film itu bertujuan untuk memperjuangkan pendidikan, go ahead, pendidikan yg fokus, dengan cara si Tatiana tadi mengajar sampai ke daerah konflik dan tetap semangat. Kalau kesehatan, si Ari Sihasale yang jadi dokter itu harus berjuang nyembuhin Tatiana. Kalau tentang pengungsian, Lukman Sardi yang notabene ARTIS papan atas dengan akting bagus di Sang Pemimpi, harusnya juga memperjuangkan menemukan Maru. Tapi itu gak sama sekali. Untuk pemeran Merry (Griffit Patricia) aktingnya jg standard banget.

Saya melihat perubahan karakter Merry gak sesuai. Kalau Merry ini tokoh utama, dan notabene dia Round Character, karakter yang berubah ubah dari awal sampai akhir tapi ia melakukan perubahan yang jelek banget. Harusnya kalau di awal dia semangat, agresif, mungkin sedikit pemarah, atau sangat pintar berdebat. Pertahankan semangat itu sampai akhir. Tapi itu gak. Saat si Merry ini mencari Maru. Dia lemah. Dia langsung berubah semangatnya. Malah keren si cowok yang nemenin dia di perjalanan (Carlo). Dia hebat, karakternya dari awal sampai akhir bagus. Perubahannya bagus. Dia awalnya jengkel sama Merry kemudian bisa baik banget sama Merry. Tapi Merry gak. Saat dia jalan kaki cari Maru dan saat dia ditemani oleh Carlo diperjalanan, karakternya langsung berubah, jadi lemah, kayak pandangan orang gila, kosong, gak ada semangat sama sekali. Dia malah kayak putri Raja yg seenaknya suka nyuruh Carlo ngambilin sesuatu, bukannya dia ikut nyari bareng (seperti makanan etc). Oke karakter Merry boleh berubah, tapi harus ada kejadian yg membuat ia berubah, saat melakukan perjalanan, ia harusnya tambah semangat bukannya loyo dan kalau dia lemas, dia harusnya mendengar kabar apa dulu (misal ibunya meninggal).

Pengambilan gambar jelek, terutama saat bagian malam hari, wajahnya gak kelihatan. Mana bagusnya? Akting ari sihasale jelek juga. Dan bener bener gak fokus, percuma sewa Lukman Sardi tapi Cuma buat nulis pesan ke pengungsi. Di Tanah Air Beta ada adegan tumbuhan bisa tumbuh, tapi mana? Setelah itu gak ada kelanjutan, apa kek, satu kampung jadi numbuhin tumbuhan juga. Dan yang AWFUL itu endingnya, masa ketemu sama kakak yg udah belasan taun gak ketemu, Cuma ketemu dengan cara NYANYI? OMG!!! Gak ada perjuangan sama sekali. Apa kek, kakaknya diculik ditawan sama tentara pengungsi, dipersulit. Cuma gitu doang. Haduhhh...  Jadi sebenernya ini cerita apa? Nyari orang ilang? Judulnya jangan Tanah air Beta dong. Keberatan Judul! Sama kebagusan cuplikan film. Btw yg bikin Alenia Film? Ari Sihasale nih? Oh pantes...

Rate film ini 2,8/10
(Maaf saya re-rate dan menurut saya ini film GAGAL TOTAL)



Saturday, June 26, 2010

Toy Story 3, Perfect to closing the sequel

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/26/2010 07:35:00 am 2 Comment.
Saya nonton film ini sekitar beberapa hari yang lalu. Aslinya mau langsung review tapi capek akhirnya gak jadi. Nonton film Toy Story 3 kali ini sendirian. Dan memang saya suka sendirian, karena alasan utamanya tidak ada yang bisa diajak dan alasan keduanya karena memang sendirian juga bukan suatu penghalang untuk tidak nonton. Toy Story 3 saya tonton kali ini versi 3D, pertama kalinya nih. Di bioskop tempat saya nonton di Paragon XXI Harganya masih murah 3Dnya 25ribu saja. Ternyata harga tiket 3D kalau di Jakarta sudah 60ribu rupiah. Wow lucky me.
Toy Story ini beda banget dengan film yang sebelumnya, dibuka dengan adegan Andy (si pemilik mainan) sedang memainkan mainannya (namun lebih di real kan), adegan pertama Andy sedang bermain dan ibunya merekamnya, dan semua nostalgia itu memang hanyalah nostalgia. Sebentar lagi Andy sudah harus pergi kuliah. Dan dia harus pindah dari kamarnya, dan tentu saja meninggalkan mainannya. Disini Woody (mainan koboy Andy) merasa bahwa ia dan teman temannya harus tetap di dalam box mainan Andy, dan tidak pergi meninggalkan Andy karena mereka adalah mainan Andy. Tetapi teman teman mainan yang lainnya merasa sudah hopeless dan sudah yakin ia akan ditinggalkan Andy. Kemudian saat andy memilih mainan mainannya mana yang akan ditaruh di attic (loteng) dan disumbangkan ke SunnySide (tempat penitipan anak), Andy ternyata memilih satu mainan yaitu Woody yang ternyata dibawa dia ke kuliahnya. Tanpa sengaja plastik isi mainan Woody jatuh, dan itu membuat mainannya tidak jadi di bawa ke attic tapi malah ke tempat sampah. Woody menyelamatkan teman temannya dan akhirnya mereka bersama Woody dibawa ke Sunny Side oleh ibunya Andy. Di Sunny Side ternyata tidak seenak yang dibayangkan, teman-teman Woody, seperti Buzz Light Year, Jessie, Mr and Mrs Potato Head, Rex dan ada Barbie (mainan adiknya Andy yang diberikan juga ke penitipan anak-anak) ternyata di jebak oleh Lotso seorang boneka beruang beraroma strawberry. Lotso ternyata sudah tau dan membagi Sunny Side menjadi dua pihak, kelas Butterfly yang isinya anak anak kalem dan kelas Cartepillar yang isinya anak anak hyperaktif. Teman-teman Woody ditempatkan di Cartepillar class dan mereka disiksa oleh-oleh anak tersebut, dan merasa tidak nyaman tinggal di Sunny Side. Mereka merindukan Andy. Dan Andy juga mencari dan merindukan mereka, akhirnya Mereka bersama Woody berencana untuk kabur dari Sunny Side dengan segala rintangan dan taktik yang menggelikan. Terutama saat Buzz LightYear diganti mode nya dan tiba-tiba berbahasa spanyol, sangat menggelikan.
Setelah berhasil kabur malah mereka dibawa ke penampungan sampah, dan hampir saja mereka dibumi hanguskan di tempat penampungan sampah. Setelah berhasil melarikan diri dan kembali ke rumah Andy. Woody tau kalau Andy tidak mungkin membawa mereka ke kuliah dan tidak mungkin juga tinggal selamanya di attic. Woody kemudian menuliskan alamat di box mainan itu, alamat rumah Daisy, gadis kecil yg pernah menemukan Woody sewaktu dia kabur dari Sunny Side. Disitulah saat yang mengharukan, saat Andy harus berpisah dengan teman-temannya (mainannya), Andy memperkenalkan satu persatu mainannya pada Daisy dan memberikan semua mainannya padanya, dan juga Woody ia berikan.
Kisah Toy Story yang sangat berbeda mulai dari gambar, romantisme, kocak, dan juga segmen yang mengharukan semuanya ada di Toy Story 3. Memberikan suatu penutup sekuel yang sangat bagus dan bikin saya nangis. Hehehehe.
Katanya, Toy Story 3 ini mau dibuat dengan jalan cerita Buzz LightYear yang rusak dan harus dikirim ke Taiwan untuk dibetulkan, dan teman-temannya menyusulnya untuk menemukannya. Tapi dirombak ulang oleh Disney dan Pixar, hingga jadi sebagus ini. 
Tips buat kamu yang nonton 3D, Jangan telat, karena ada thriller film keren didalamnya dan juga ada film pendek disney yang keren banget. 
Nilai buat film ini 9,9/10

Wednesday, June 02, 2010

Prince of Persia : The Sand of Time

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/02/2010 03:29:00 pm 0 Comment.
Prince of Persia, sebuah film adaptasi dari video game juga. Dan denger denger, ini film adaptasi video game yang terbaik, setelah Lara Croft Tomb Rider. Dan memang ni film keren juga sih. Dan jangan nonton film ini kalau sejam sebelumnya nonton film Clash of The Titans, bakal bosen mantengin si Gemma Atterton yang sama sama jadi tokoh utama wanita di kedua film ini. Dan akting dia sama banget dengan di film Clash. Kamu bakal liat gambaran akting dia di Clash kalau nonton Prince of Persia. Overall ceritanya bagus sih Prince of Persia. Ada Jake Gylenhall boo. Itu homoan di Brokeback Mountain. Hehehehe. Biasanya liat si Jake dgn bodi biasa aje. Sekarang liat dia dengan otot-otot.
 



Jalan ceritanya sih bagus, tentang si Dastan seorang biasa aja, bahkan bisa dibilang anak jalanan, yang diangkat sebagai salah satu anak raja Persia, King Sharaman. Sebelumnya King Sharaman sudah mempunyai anak Tus dan Garvis. Konflik dimulai ketika Pasukan Persia melakukan penyerangan dan penyerbuan ke sebuah negara suci. Alamut. Kota suci itu sebenernya tidak boleh diserang. Tetapi Tus sang anak itu tetap memaksakan untuk menyerang negara itu karena bujukan Nizam sang paman. Dan diduga negara Alamut membuat senjata sakti dan tidak terkalahkan. Penyerbuan itu berhasil, dan faktor dari keberhasilan penyerbuan itu karena Dastan, dia bener bener punya Strategi menyerang, alhasil Alamut takluk di tangan Persia. dan Sang Ratu Alamut yang diperankan oleh Gemma Atterton bernama Tamina direncanakan menikah dengan Tus. Disisi lain, ternyata si Dastan ini menemukan Satu belati yang ujungnya terdapat gelas kaca dan diatasnya ada permatanya. Usut punya usut, ternyata senjata itu benar benar berarti bagi kerajaan Alamut khususnya Tamina. Senjata itu ternyata adalah "sand of time" pengatur waktu itu. Lanjut ke keadaan selanjutnya, Dastan difitnah oleh kerajaan karena membunuh ayahnya, sebab, waktu Dastan memberi hadiah berupa jubah kepada ayahnya, dia tidak tahu bahwa Jubah itu telah diracun. Setelah difitnah, dia dicari cari oleh kerajaan dan diburu oleh Kerajaan Persia, juga diburu oleh suku Hassansin. Hassansin itu pembunuh bayaran kerajaan Persia. Senjata sand of time yang sangat sakti tadi, yang bisa mengembalikan waktu tadi diburu oleh banyak orang khususnya salah satu orang dari kerajaan Persia yaitu pamannya Dastan tadi, orang kepercayaan keluarga, dia pengkhianat, menginginkan belati itu dan menggunakan Tus juga Garsiv untuk memburu dan menghancurkan Alimut. Itu semua semata mata hanya lah untuk memburu belati tadi, agar si Nizam bisa kembali ke waktu dimana dia menyelamatkan Sharaman dari terkaman harimau waktu mereka masih kecil. Pengennya si Sharaman ini mati aja di makan harimau biar Nizam yang jadi Raja. Tapi Nizam gak tau (jelas dia kan jahat), kalau belati itu sebenarnya adalah amanat dari Dewa kepada Tamina. Kalau sumber pasir itu diisi kedalam pisau itu, maka akan membuat dewa dewa marah. Klimaksnya pas Nizam dan Dastan berebut belati yang udah tertancap di Sumber pasir itu tadi. Udah tertancap, kemudian berhasil ditarik Dastan, dan saat itu juga si Tamina itu mati jatuh dari jurang, biar Dastan bisa selamat dan menarik Belati agar dewa tidak marah. Dan ternyata perebutan belati yang hampir membuat kiamat itu, mengembalikan lagi mereka ke waktu dimana Persia baru saja menyerang Alamut. Dan disitu Dastan kembali meyakinkan Tus dan Garsiv agar tidak menuruti perintah Nizam yang pengkhianat itu. Dan si Dastan menikah deh sama Tamina. Begitu ceritanya, mendebarkan sih. Ada joke ringannya juga, yang sering ngejoke itu suku Ngbaka, suku yang ditemui Dastan waktu dia mau ke pemakaman ayahnya. Salah satunya waktu suku Ngbaka ngadain balap lari burung unta, hahaha burung untanya lucu, dan pemimpin suku Ngbaka ini suka banget sama burung Unta. Dia berasa rugi tuh waktu Balapan burung unta dikacaukan sama Dastan dan Tamina. Dan difilm itu Dastan sempat mati, tapi hidup lagi karena belati itu tadi. Akting si Jake Gylenhall bagus, cm kurang greget juga. So sweet banget dia lah, kurang gahar.. Setting of place, bagus, kerajaan arab memang seharusnya gitu, lebih ramai ornamen daripada kerajaan Inggris di film Robin Hood. Efek bagus juga, terutama saat belati itu bekerja. Nice lah.

Nilainya 7.8/10


Tuesday, June 01, 2010

Percy Jackson vs Clash of The Titans

Originally Made By Delilah Hazhiya At 6/01/2010 08:14:00 pm 7 Comment.



Nonton ini mending salah satu aja kali ya, Clash of the Titans atau Percy Jackson sama aja menurut saya jalan ceritanya. Nyeritain anak poseidon dan anak itu bernama Perseus. Kalau di Clash of The Titans namanya Perseus, kalau di Percy Jackson namanya Percy. Lucu ya? Jadi kayak bences gitu. Kalau pagi eke perseus, kalau malam eke percy booo... Hehehehe.
Kalau di Clash of The Titans, kayaknya konfliknya karena ingin nyelamatin negara yah, dan kemarahan Zeus atas tidak maunya lagi manusia menyembahnya, kalau di Percy, cuma tuduhan dewa Zeus terhadap Percy, kalau dia lah pencuri petirnya Zeus, padahal enggak, yang nyuri Luke, anak dari Hermes.
Kalau di Clash of The Titans si Perseus ini ceritanya udah kehilangan ibunya, kalau si Percy ini ibunya ada, tapi ibunya sempat jadi tawanan. Ya sebenernya sih juga motif besarnya ibu.
Kalau di Clash of The Titans pelindungnya cantik, si Gemma Atterton dia cewek cantik yang udah ngawasin Perseus sejak lahir. Dan berkekuatan juga. Kalau di Percy Jackson, dia pelindungnya si jelmaan kambing namanya Grover. Cowok afrika kulit gelap gitu.
Sama-sama melawan Hades pada akhir cerita (penguasa underworld [ neraka ] ) .
Sama-sama si Zeus dan Poseidon juga jadi orang yang berantem.
Kalau di Clash of The Titans, si Perseusnya hebat, berotot kekar banget, keren, yang maen si Sam Worthington, kalau di Percy Jackson, pemerannya semua anak kecil, si Percy yang maen Logan Lerman.
Kalau di Clash of The Titans, Perseusnya in love sama Io. Kalau si Percy dia in love sama temennya yang nemenin dia, Annabeth.
Dan macem macem sih, kedua film sama sama, pakai Medusa buat ngalahin dari Monster berkepala banyak, sama sama nyebrang pakai perahu dan pakai uang emas buat upahnya.
Beda mendasar selain cerita sih, tentu yah, setting time.

Wahahaha ngakak abis sebenernya nonton Percy Jackson setelah sebelumnya liat Clash of The Titans. Soalnya Percy Jackson ini bener-bener udah modern banget.
> Waktu mau ngalahin Medusa, si Percy pakai Ipod sebagai pengganti kaca
> Tempat terakhir bertemu Hades di Hollywood
> Komunikasi sama Luke pakai Webcam laptop Apple
> Nemuin mutiara sampai ke klub malam di Las Vegas
> Medusanya pakai kaca mata hitam
> Didalam camp Demigod, si Luke pakai peralatan super canggih buat hiburan, high tech, kyk PS3, TV layar datar. haih keren
> Mau pergi ke khayangan The Olympus naek lift.

beda banget sm Clash Of The Titans, yang semuanya memang di set sangat jadul, jadi ya gak ada tuh peralatan high tech.
Kalau efek, masih bagus Clash of The Titans, kalau segi cerita, masih bagus Clash, karena masih masuk akal, dan masih cukup mendebarkan.
Kalau segi khayangan, The Olympusnya, masih bagus Percy Jackson sih.

Heheheh aku gak tau gimana cerita asli dari Perseus itu sebenernya gimana yang menurut legenda Yunani tuh sebenernya gimana aku gak tau. Tapi kayaknya memang mirip tuh dua film. Cuma konsumen nya beda kali ya. Percy Jackson film anak-anak banget. Sama Harry Potter masih bagus Harry Potter.
Dan kayaknya Percy Jackson lebih bagus kalau di baca novelnya, dan bkan novel terjemahan Indonesianya. Soalnya kata temen saya, novel terjemahan Percy Jackson jelek, ilustrasinya gak tepat. Berarti baca versi aslinya yah. Saya ada sih. Tapi belum dibaca. Hehehe. Next time nanti saya review yah...

Dan kayaknya plg bagus versi Clash of The Titans 1981

Clash of the Titans : 6,3/10
Percy Jackson : 5,8/10

btw, dunia kita gak dibangun sama Zeus kan? Hihihi :takut

Tuesday, April 27, 2010

Clash Of The Titans

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/27/2010 06:17:00 pm 2 Comment.



Between gods and men, the clash begins.  

Sendirian lagi nonton film di 21, hahaha. Dan kali ini penasaran ama Clash Of The Titans, dan si tokoh Io yang dibanggakan, juga katanya film ni bagus, dari namanya catchy banget yah, eh ternyata... Filmnya... Menurutku sangat out of expectation, way out too simple! Sama kecewanya dengan nonton 2012. Gimana yah, efeknya juga kurang nendang, dan aku paling gak suka adegan Zeus ketemu Perseus, begitu simplenya ketemu, dan gambaran khayangan Olympus yang sangat jelek efeknya, ya ampun kayak teknologi taun jebot, haduh... Mungkin berlebihan, tapi memang biasa banget filmnya. Padahal aktornya si pemeran Avatar juga (Sam Warthington) Dia udah bagus meraninnya.

Ini kan remakeable film (film pertama ditahun 1981), harusnya lebih nendang lagi, dan kalau cuma memperbaiki teknologi, dan mengubah cerita, jadi sama aja tambah jelek!
Adegan fightingnya bener bener juga out of expectation, kenapa waktu si monster kalajengking mengepung itu, kenapa gak dibikin berantem dulu? Kenapa harus diselamatkan oleh Jin? Dan berantemnya menurutku berantakan banget.
Dan perhatikan deh The Owl, burung hantunya yang mendadak ada di temukan sama Perseus, ya elah, itu burung hantu kok kayak robot? Munculnya bentar doang lagi. Duh! Gak nyambung.
Dan mungkin bagi yang nonton film sebelumnya di tahun 1981, film ini beda jauh, dan masih jauh di tahun 1981

"The remake deviates way too much from the original. I get the attempt to make a stand alone movie, but this remake is pointless. In the original, the whole journey is for one reason only: Love. Perseus is attempting to save Andromeda from the wrath of the Gods. The remake makes it a journey based only on revenge. Perseus in the original was a young, naive boy who discovers his inner hero. The remake shows Perseus as a defiant muscle-bound idiot who automatically has the kind of skill the warriors he travels with have devoted their lives to attaining. in the original, Perseus had to tame and gain the trust of Pegasus"

Sounds the Original ones is better than this!

Dan menyedihkan lagi, kok kayaknya semua dewa punya kesalahan dengan wanita yaitu meniduri mereka, Haduh.. Bener bener Bad Moral, mereka Dewa lho.. Perseus itu kan anak dari dewa Zeus dan manusia, permasiurinya Kota apa gitu aku lupa. Kok bisa mau ngasi pelajaran ke manusia, dengan meniduri ratunya, dan membuat raja kota itu marah dan bales dendam sama anaknya sendiri dan membunuh istrinya sendiri. How awful.

Dan Medusa itu juga korban peniduran seorang dewa (aku lupa dewa siapa).

Dan character Io, yang katanya cantik? Itu juga biasa aja, suaranya kayak orang tua, aku pikir perseus Bakal sama Andromeda, ternyata sama Io, yang udah mati hidup lagi? Wah gak jadi tragic end.

Well, aku beri 3 stars buat film out of expectation ini. :)

Monday, April 26, 2010

Hachiko

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/26/2010 07:11:00 pm 0 Comment.

A true story of faith, devotion and undying love.

Deuh saya nangis deh nonton film ini, hari ini saya udah bertekat nonton film ini, jadi tadi saya kehilangan duit 50ribu (baca: dirampas, bs liat ceritanya dibawah), saya tetep kekeuh nonton film yang bikin sedih ini. Dan nonton pun sendirian, gak ada temen, (saya jg males, kepengenan gagal hanya gara-gara gak ada temen yang nemenin)
Huhuhu, dan emang bikin sedih filmnya! Anjing yang setianya melebihi manusia.
Ceritanya dimulai saat Richard Geere (Wilson Parker) pulang kerja dan menemukan ada anjing jenis akita tiba tiba mengikuti dirinya, awalnya saat dibawa pulang, istrinya gak setuju lalu melihat suaminya sangat menyayangi anjing itu, dirawatlah hingga ia dewasa, (sampai disini ceritanya belum berkonflik besar). Hingga akhirnya si anjing ini harus kehilangan majikannya, yang meninggal gara gara penyakit Jantung. Huhuhu, sang anjing ini nungguin di depan stasiun buat nunggu majikannya yang selalu pulang dari stasiun. Anjing ini belum sadar, kalau majikannya udah gak ada. Dia disana, ditaman, setia nungguin dari pagi sampe malem, sampe sampe masuk koran, dan dirawat sama orang orang disekitar sana.
Setelah 10 tahun berlalu, anjing itu akhirnya meninggal, huhuhu, karena sudah tua kali ya dia meninggal. T_T. Dia meninggal sambil mengenang majikannya. T_T.
Sedih deh, pas dia mengenang gitu. Haduh...

Itu yang saya tonton film nya yang versi Amerika, sebenernya ada versi jepangnya, cuma gak tau gimana, emang sih ni cerita nyata, Hachiko yang asli, lahir tahun 1920-an, kemudian si professor yang menemukan meninggal setelah 3 tahun merawat Hachiko, dan Hachiko meninggal 9 tahun sesudahnya, dan patungnya sekarang ada di depan stasiun Shibuya.

Nonton deh.. Terharu...

Saturday, April 24, 2010

Little Miss Sunshine

Originally Made By Delilah Hazhiya At 4/24/2010 09:02:00 am 3 Comment.

Everyone just pretend to be normal


Film keluaran taun 2007 ini memang baru saya tonton sekarang. Hehehe. Soalnya saya dulu sempet underestimate sama film ini. Katanya film nya jelek dan bikin bingung. (doh! kemakan omongan temen!) Yaudah singkat nya saya pinjem karena rekomendasi dosen saya. Dan baru saya tonton tadi tengah malam (ketawa sendiri tengah malam  gara gara nonton ini). Dan Oh my God. I'm gonna save this movie on my laptop! I love this movie!


Little miss sunshine bercerita tentang, Olive, ehm sebenernya ini bisa bercerita tentang siapa aja tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Cerita tentang keluarga yang mengantarkan Olive untuk mengikuti kontes kecantikan seusianya yaitu Little Miss Sunshine. Dan keluarga itu semua berbeda sifatnya, dan sama sekali gak kompak. 


 

Life is never close to perfection. © 2012 Web Design by Ipietoon Blogger Template and Home Design and Decor Vector by Webdesignhot